Bongkel

Senin, 29 Pebruari 2016 | 5667 Kali

Bongkel merupakan instrumen musik bambu yang merupakan hasil karya dari masyarakat pedesaan agraris di wilayah Banyumasan. pada mulanya alat ini sangat populer dikalangan petani hutan dan lahan kering karena para petani pada jaman dimana lingkungan hutan masih rimba dan binatang huniannya sebagai ancaman bagi para petani. Bunyian dari alat musik Bongkel inilah para petani menjadikannya sebagai alat pengusir binatang perusak tanaman maupun binatang dan hama pemangsa lainnya.

Alat musik Bongkel mulanya terinspirasi dari alat pertanian yang lain yaitu panja kenclung sebuah alat untuk melubangi tanah yang akan menjadi media benih padi atau palawija dimusim tanam lahan kering. Dari panja kenclung ini kemudian timbul kreasi petani untuk membuat Bongkel atau menghalang binatang.

Bongkel berasal dari dua kata Bong dan Kel. Bong untuk menyebutkan nada rendah dan Kelu untuk nada tinggi pada rangkaian bambu kenclung tersebut.

Dari Bongkel ini kemudian berkembang menjadi Angklung. Bentuk angklung ini sama dengan Bongkel, kalo Bongkel empat nada dirangkai menjadi satu, sedangkan Angklung terdiri tiga nada dirangkai menjadi satu, namun cara memainkannya sama yaitu digerakkan/digetarkan bersama.

Komentar