Sejarah - Dasar Hukum Pembentukan

Dilihat : 161 Kali, Updated:

Sejarah - Dasar Hukum Pembentukan

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dibentuk sejak tahun era 80an. Seiring berjalannya waktu,  pada tahun 2007 adanya SOTK (Sistem Organisasi dan Tata Kerja) yang menyangkut Undang-undang tentang Olahraga, Kepemudaan, dan Sistem Keolahragaan Nasional dalam UU No.14 Tahun 2008 maka dibentuklah Dinpora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Karena fungsi pemuda dilaksanakan oleh Sekda sedangkan kegiatannya secara teknis dan menyangkut pelayanan masyarakat.

Dalam perjalanan kedua bidang tersebut, kemudian adanya SOTK baru sebagai evaluasi tahun 2009 yang menggabungkan antara Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Pertimbangan kedua dinas tersebut digabung karena  yang pertama, Pemuda Olahraga  Kebudayaan dan Parisiwata dianggap satu rumpun dan waktu itu kementeriannya juga menjadi satu di pusat, yaitu Kementerian Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Kedua, adanya SOTK tahun 2009.

Pada waktu itu ketika digabung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata adalah Drs. Abdullah Mohammad S.H, M.Hum. Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga adalah Dwi Pindarto, SH, M.Hum. Setelah gabung menjadi Dinporabudpar (Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata), Kepala Dinas yang menjabat adalah Dwi Pindarto, SH, M.Hum dari tahun 2009-2013, kemudian tahun 2013-2015 Drs. Achmad Supartono, M.Si, kemudian tahun 2015-2017 Muntorichin, SH, M.Hum, dan 2017 - saat ini adalah Drs. Asis Kusumandhani M.Hum.