Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman

Selasa, 23 Pebruari 2016 | 6286 Kali
Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman

Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman berada dipintu masuk kota Purwokerto dari arah barat tepatnya sebelah timur Sungai Logawa. Minumen ini terdiri dari dua lantai. Pada lantai bawah berisi foto-foto perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam merebut Yogyakarta kembali sebagai Ibukota Indonesia (pada saat itu) dari kolonial Belanda. Pada lantai dua berisi relief sejarah bangsa Indonesia dalam Perang kemerdekaan 1945 dan patung Jenderal Soedirman duduk diatas punggung kuda yang terbuat dari perunggu seberat 5,5 ton dengan tiggi 4,5 meter.

Terlahir dengan nama Soedirman pada hai Senin Pon tanggal 24 Januari 1916, atau dalam hitungan jawa bertepatan dengan tanggal 18 Maulud 1846 Wuku Galungan.

Pendidikan dimuli dari HIS dan dilanjutkan di MULO Wiworotomo Cilacap. Aktif dalam kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) an Hizbul Wathon (HW). Sekolanya di HIK Surakarta tidak dapat dilanjutkan karena ayahnya meninggal dan kembali ke Cilacap. Sebelum bergabung dengan tentara beliau pernah menjadi guru HIS Muhammadiyah Cilacap.

Pada masa pendudukan Jepang terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (semaam DPRD) di Banyumas mewakili Cilacap. Memasuki orde perang kemerdekaan beliau diangkat menjadi Komandan Resimenl Devisi V dengan pangkat kolonel. Dalam komferensi tentara keamanan Rakyat, pertama tanggal, 12 nopember 1945 dipilih sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat. Pada tanggal 18 nopember 1945 dilantik oleh Presiden Republik Indonesia menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat dengan pangkat Letnan Jenderal dan kemudian menjadi Panglima Besar Angkatan Perang RI dengan pangkat Jenderal. Jenderal Soedirman wafat pada hari senin Pon, tanggal 29 Januari 1950 pada usia 34 tahun. Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki Yogyakarta pada tanggal 30 Januari 1950 dalam suatu upaacara Militer yang di pimpin oleh Letkol Soeharto.

Jasa-jasa Jend.Soedirman selama perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang terkenal diantaranya:

  • Berhasil melucuti senjata Jepang dalam jumlah sangat besar di Banyumas tanpa pertumpahan darah.
  • Berhasil mengkoordinir penyerangan terhadap sekutu sehinga musuh meninggalkan Ambarawa.
  • Memimpin perang gerilya dengan satu paru-paru dari atas tandu sampai perang kemerdekaan selesai.

Sebagai penghargaan atas jasa-jasa beliau dalam   perjuangan dan pengorbanannya terhadap bangsa dan negara, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan penghormatan Tanda Jasa/ Kehormatan Negara meliputi:

  1. Bintang R.I. Tingkat I
  2. Bintang R.I Tingkat II
  3. Bintang Gerilya
  4. Bintang Mahaputra Adipura
  5. Bintang Sakti
  6. Bintang Yudha Dharma Tingkat I
  7. Bintang Kartika Eka Pakci Tingkat I
  8. Satya Lencana Perang Kemerdekaan ke I
  9. Satya Lencana Perang Kemerdekaan II

Komentar