Ratusan Warga Berebut Gunungan Grebeg Suran Baturraden

Senin, 23 September 2019 | 858 Kali
Ratusan Warga Berebut Gunungan Grebeg Suran Baturraden

Baturraden - Puncak Grebeg Suran Baturraden digelar Minggu(22/9) kemarin bertempat di sekitar Lokawisata Baturraden dan sekitarnya.


Event akbar tahunan yang digelar Dinporabudpar Kabupaten Banyumas ini, diawali dengan pameran produk atraksi wisata yang digelar sejak kamis hingga jumat di terminal bawah Baturraden, dan puncak acara adalah hari Minggu dengan diawali kirab gunungan dan
tenongan dari seluruh peserta Grebeg Suran Baturraden ini. Sebagai kelengkapan kegiatan grebeg suran antara lain Tumpeng Robyong, Tumpeng Tri Warna dan Wedhus Kendit. Ritual Grebeg Sura ini berlangsung sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas rezeki dan hasil bumi
yang melimpah, yang diadakan setiap tahun pada bulan Sura atau Tahun Baru Islam.

 

Mengambil rute start berawal dari gerbang Wana Wisata Baturraden, para peserta dilepas oleh Camat Baturraden. Menyusuri rute yang telah ditetapkan untuk kemudian berakhir di Bukit Bintang yang berlokasi di dekat Lokawisata Baturraden. Bapak Bupati beserta
Forkopimda sudah menunggu dan setelah semua peserta finish seperti biasa gunungan yang telah dikirab peserta untuk kemudian diperebutkan masyarakat yang ingin ngalap berkah dengan mendapatkan gunungan hasil bumi tersebut.

 

Acara dilanjutkan dengan pemotongan wedhus kendit yang telah berada di kompleks pemakaman yang berada di Lokawisata Baturraden, kemudian Bupati, Forkopimda dan rombongan menuju sungai Gumawang yang membelah lokawisata Baturraden untuk melaksanakan larung sesaji tumpeng robyong dan tumpeng tri warna yang juga ikut dikirab sebelumnya. Tak lupa suwuk pun dilakukan Bupati kepada anak-anak yang berbaris di sepanjang jalan sekembalinya dari larung sesaji.


Setelah semua prosesi dilakukan, dilanjutkan dengan menikmati tumpeng bersama di area Lokawisata Baturraden dan diakhiri dengan pengumuman para juara Lomba Tenongan Grebeg Suran Baturraden berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari Irianto (PHRI
Banyumas sebagai ketua), Ny. Budi Irianto (PKK Kab. Banyumas sebagai anggota) dan Krusharto (Budayawan sebagai anggota) memutuskan para juara sbb:

Juara I : Desa Rempoah (No. Undi 1) dengan total nilai 733;
Juara II : Desa Karangmangu (No. Undi 8) dengan total nilai 718;
Juara III : Desa Kemutug Lor (No. Undi 11) dengan total nilai 702;
Harapan I : Desa Kebumen (No. Undi 6) dengan total nilai 696;
Harapan II : Desa Pamijen (No. Undi 10) dengan total nilai 693.

 

Disaat yang bersamaan dilaksanakan wayang ruwat bertempat di parkir tengah Lokawisata Baturraden. Dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit pada malam harinya oleh Ki Dalang Daryono dengan lakon "Wahyu Makutho Romo".

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar