Meriah! Festival Rewanda Bojana Jadi Bentuk Kepedulian Sesama Makhluk Hidup

Senin, 27 Oktober 2025 | 362 Kali
Meriah!  Festival Rewanda Bojana Jadi Bentuk Kepedulian Sesama Makhluk Hidup

Wangon - Pesta Rakyat Festival Rewanda Bojana 2025 diselenggarakan pada Minggu (26/10) di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

 

Desa Wisata Cikakak kembali menyelenggarakan Festival Rewanda Bojana untuk ke-9 kalinya. Menurut bahasa Jawa, ‘Rewanda’ berarti kera dan ‘Bojana’ dalam bahasa Sansekerta artinya memberi makan dan minum. Menurut penuturan ketua pelaksana Bapak Katim Nurrohman, pesta rakyat ini digelar sebagai event tahunan dengan tujuan untuk memberi makan kera ekor panjang yang ada di sekitar Masjid Saka Tunggal, Cikakak sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama makhluk hidup.

 

Festival ini menghadirkan beragam acara, mulai dari arak-arakan gunungan hasil bumi dari Pendopo Pakasa sampai Terminal Desa Cikakak, dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional Kentongan dan Tari Banyumasan. Setelah itu, dilanjut upacara adat dan Tari Rewanda Bojana yang terdapat makna didalamnya. Beberapa sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Cikakak, anggota DPRD Kabupaten Banyumas, dan Kepala Camat Wangon. Puncaknya, gunungan hasil bumi kembali diarak dari terminal sampai area Masjid Saka Tunggal untuk kemudian diserahkan kepada juru kunci. Acara ditutup pada malam hari dengan diselenggarakannya sholawat bersama. 

 

Pada tahun ini terdapat 13 gunungan hasil bumi yang berasal dari berbagai desa dan instansi di Banyumas yang turut berpartisipasi. Selain warga setempat, acara juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, komunitas budaya, serta wisatawan yang datang untuk menyaksikan Pesta Rakyat Festival Rewanda Bojana ini.

 

“Harapan kami mudah mudahan adanya Rewanda Bojana ini bermanfaat bagi masyarakat dan untuk semua, yang terpenting adalah monyet-monyet kita tetap selamat,” ujar Ketua Panitia, Bapak Katim Nurrohman.

 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi upaya pelestarian tradisi lokal, tetapi juga ruang bagi UMKM untuk berkembang dan menumbuhkan ekonomi masyarakat lokal. Dengan begitu, Festival Rewanda Bojana mampu memberikan manfaat yang luas, baik dari sisi budaya maupun ekonomi masyarakat.

 

Ditulis oleh: Annisa Dwi Pratiwi, Salma Mualifah, Salsabilla Inayu Putri

Sosiologi FISIP Unsoed

  

 

 

 

 

 

 

Komentar