Hari Ini, Desa Wisata Karangsalam Baturraden Bersaing Raih 10 Besar Desa Wisata Nasional 2019

Rabu, 20 November 2019 | 1435 Kali
Hari Ini, Desa Wisata Karangsalam Baturraden Bersaing Raih 10 Besar Desa Wisata Nasional 2019

Purwokerto, Hari ini, Desa Wisata Karangsalam Baturraden kembali bersaing untuk masuk menjadi 10 Besar nominasi Lomba Desa Wisata Nasional Tahun 2019. Bersaing dengan 20 Desa Wisata dari seluruh Indonesia yang berasal dari 11 provinsi ini, Desa wisata Karangsalam adalah salah satu dari 4 Desa yang berasal dari Provinsi Jawa Tengah.


Desa wisata Karangsalam yang beralamatkan di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas ini mempunyai wisata alam, wisata budaya, wisata minat khusus dan wisata edukasi. Desa wisata yang berdiri sejak tahun 2015 ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Tirta Kamulyan yang diketuai oleh Sisworo.


Wisata alam yang berada di Desa Wisata Karangsalam ini adalah Curug Telu, Sendang Bidadari, Curug Lawang, Curug Pelangi dan Curug Tabela. Curug telu mempunyai 3 buah curug yang masing-masing setinggi 50m. Sendang Bidadari berada di bawah Curug Lawang merupakan sungai yang menyerupai kolam dengan air yang sangat jernih, sangat cocok untuk tempat mandi. Curug Lawang memiliki ketinggian sekitar 25 meter, namun dibanding 2 curug yang lain, curug lawang memiliki keunikan tersendiri, terutama dari bentuk gua batu yang memiliki semacam pintu dari batu alam, dan lebih uniknya lagi karena didalam gua tersebut terdapat air terjun. Curug Moprok memiliki ketinggian 60 meter, sehingga air yang jatuh sampai di bawah sudah menjadi kabut. Keindahan alam yang begitu mempesona, terutama pada pagi hari ketika embun masih menggantung di dedaunan, curahan air terjun membentuk pancaran pelangi yang sangat indah.


Wisata budaya dari Desa Wisata Karangsalam ini antara lain Ider-ider desa, Suran, Terbangan dan Sholawatan. Ider-ider desa adalah atau mengelilingi desa pada waktu tengah malam dengan membaca Asma’ul Husna dengan diawali Shollat Hajat bersama di Masjid Desa. Ritual ini dilaksanakan selama 3 malam berturut-turut. Grebeg Suran dilaksanakan setiap Bulam Muharam hari Jum’at Kliwon mulai pukul 09.00 WIB. Bentuk kegiatannya, warga berkeliling Desa dengan membawa arak-arakan gunungan yang terbuat dari berbagai macam hasil Bumi baik pala gumantung maupun pala pendem, Tumpeng serta Komaran yang selanjutnya diperebutkan oleh warga. Sedangkan Terbangan dan Sholawatan adalah kegiatan musik hadroh dan melantunkan sholawatan.


Wisata minat khusus di Desa Wisata Karangsalam ini diantaranya adalah canyoning. Sedangkan wisata edukasi antara lain live in, outbond dan tracking.

Komentar