Calengsai merupakan akronim dari Calung, lengger dan barongsai. Calengsai merupakan salah satu kesenian tradisional di Banyumas yang tercipta karena adanya kolaborasi antarmasyarakat dan antarbudaya. Kolaborasi ini terjadi antara masyarakat Banyumas dan Tionghoa. Awalnya, calengsai ini tercipta atas ide yang dikeluarkan oleh bupati Banyumas berkuasa saat itu yaitu Bapak H. Mardjoko. Selain itu kolaborasi ini terjadi juga karena disebabkan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat sehingga menuntut adanya perubahan di dalam aspek budaya salah satunya adalah kesenian tradisional. (Melancong: Jurnal Perjalanan Wisata, Destinasi, dan Hospitalitas, 6 (1) 2022: 1-14 ISSN: 2621-67011)