Abiyyu Rasendriya Widitomo Juara Lomba Dalang Anak Museum Wayang Banyumas 2026
Abiyyu Rasendriya Widitomo Juara Lomba Dalang Anak Museum Wayang Banyumas 2026

Abiyyu Rasendriya Widitomo Juara Lomba Dalang Anak Museum Wayang Banyumas 2026

Selasa, 07 Juli 2026 · Dibaca 287 kali

Banyumas – Museum Wayang Banyumas kembali menggelar Lomba Dalang Anak Wayang Kulit Gagrak Banyumasan Tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2026 pada  Sabtu s.d Minggu (4-5/7).

 

Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan seni pedalangan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Bertempat di pelataran Balai Adipati Mrapat Banyumas, lomba ini adalah hasil kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Kebudayaan, yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Museum Wayang Banyumas Tahun Anggaran 2026.

 

Sebanyak tujuh peserta kategori A berusia 8-12 tahun tampil membawakan berbagai lakon wayang, yakni Farrel Novka Al Ghifari (Balungan Dewa Ruci), Faqih Asyraf Hafuza Asmoro dan Abiyyu Rasendriya Widitomo (Wahyu Cakraningrat), Arsakha Shakeil Tanadinata (fragmen Gara-gara), Kenzie Kaka Fadhlurrahman (Gatotkaca Lair), Irfandi Fathan Nursalim (Arimba Gugur), serta Julung Bagaskoro.

 

Plt. Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Ir. Junaidi, M.T., saat membuka acara menegaskan bahwa Museum Wayang Banyumas memiliki fungsi lebih dari sekadar tempat menyimpan koleksi budaya, melainkan juga ruang edukasi dan apresiasi. "Melalui lomba ini, museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi tumbuh dan berkembangnya generasi penerus seni pewayangan," ujarnya. Beliau menyebut meski jumlah peserta tahun ini hanya tujuh orang, semangat anak-anak menjadi modal penting bagi keberlangsungan budaya Banyumas, terlebih wayang kulit gagrak Banyumasan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Banyumas sehingga perlu regenerasi berkelanjutan. Juara pertama nantinya akan mewakili Kabupaten Banyumas pada Lomba Dalang Anak tingkat Karesidenan Banyumas. Di sela kegiatan, mantan Bupati Banyumas periode 2008-2013, Drs. H. Mardjoko, M.M., turut hadir dan memberikan motivasi agar anak-anak rajin berlatih sejak dini agar menjadi dalang berkualitas.

 

Dewan juri terdiri dari maestro dalang wayang kulit gagrak Banyumas yaitu Ki Sungging Suharto, Sigit Adji Sabdopridjono, S.Sn, dan Dwi Setiabudi, S.Sn. Ki Sungging Suharto selaku ketua dewan juri menyampaikan bahwa yang sebenarnya diadu bukan hanya kemampuan anak, melainkan proses pembinaan oleh pelatih dalam menyampaikan alur cerita, catur, sulukan, hingga iringan. "Pada dasarnya yang diadu bukan anaknya, tetapi yang melatih. Bagaimana cara menggarap anak-anak agar mampu menyajikan alur cerita, catur, sulukan, dan iringan yang baik," ujarnya. Ki Sigit Adji Sabdopridjono menilai seluruh peserta berpotensi menjadi dalang unggulan Banyumas jika terus didukung orang tua dan pembimbing, khususnya lewat latihan konsisten dalam penguasaan dodogan dan keprakan. Sementara itu Ki Dwi Setiabudi mengingatkan proses belajar mendalang harus bertahap melalui konsep Amati, Tiru, Plek (ATP) lalu berkembang menjadi Amati, Tiru, Modifikasi (ATM), dengan memanfaatkan media seperti rekaman pertunjukan atau YouTube selama tetap didampingi guru.

 

Berdasarkan keputusan dewan juri yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, Juara I kategori A diraih Abiyyu Rasendriya Widitomo dengan nilai 964, disusul Farrel Novka Al Ghifari sebagai Juara II dengan nilai 951, dan Irfandi Fathan Nursalim sebagai Juara III dengan nilai 934. Adapun Harapan I diraih Julung Bagaskoro, Harapan II oleh Faqih Asyraf Hafuza Asmoro, dan Harapan III oleh Kenzie Kaka Fadhlurrahman. Juara pertama akan dipersiapkan mewakili Kabupaten Banyumas pada Lomba Dalang Anak tingkat yang lebih tinggi, sebagai bagian dari program nguri-uri seni dan budaya yang diselenggarakan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X DIY dan Kementerian Kebudayaan melalui DAK Museum Wayang Banyumas Tahun Anggaran 2026.

 

(Ditulis oleh Amalia Fadillah – Sekolah Vokasi IPB)

  

 

Tag terkait: Lomba Dalang Anak Museum Wayang Banyumas 2026

Statistik Pengunjung

0 Hari Ini
0 Minggu Ini
0 Bulan Ini
0 Tahun Ini
0 Total Pengunjung
57.626 Pembaca

Aksesibilitas