100 Penari Banyumas Akan Tampil pada Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara
Purwokerto - Sebanyak 100 penari asal Kabupaten Banyumas akan tampil dalam rangkaian upacara penurunan bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2026. Para penari tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari sanggar seni, instansi, hingga perseorangan di Kabupaten Banyumas.
Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DINPORABUDPAR) Kabupaten Banyumas, Ir. Junaidi, M.T. menyampaikan hal tersebut dalam acara Workshop Penulisan Sastra Bermuatan Budaya Banyumas (8/8/2026) di Gedung Kesenian Soetedja. Ia mengatakan, Banyumas kembali dipercaya untuk menampilkan kesenian asli daerah dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Beliau menyampaikan, pada 2025 Banyumas juga mendapat undangan khusus untuk menampilkan kesenian asli Banyumas dalam rangkaian peringatan 17 Agustus. Sementara pada 2026, dari wilayah Jawa Tengah hanya dua kabupaten yang dipilih untuk mengisi kesenian dalam rangkaian acara tersebut, yakni Banyumas dan Magelang. Menurutnya pemilihan Banyumas karena dari karakter keseniannya yang dinilai paling ramai dan memiliki daya tarik dalam pertunjukan. “Ini adalah sesuatu yang luar biasa, karena kesenian Banyumas itu dianggap kesenian yang paling ramai. Jadi dari Istana itu memilih dua kesenian, nanti ada Jawa Timur. Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nah, Jawa Tengah itu diwakili Banyumas dan Magelang,” ujarnya.
Untuk mempersiapkan penampilan tersebut, sebelumnya telah dilakukan audisi dan terpilih 100 penari. Saat ini, seluruh penari sedang menjalani latihan rutin di GOR Satria Purwokerto untuk menyamakan gerak dan raga sebelum tampil pada upacara penurunan bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2026. Bersama Rianto Dance Studio, para penari akan menggabungkan 2 kesenian Banyumas yang telah menjadi Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Banyumas yaitu Lengger dan Ebeg Banyumasan. Tahun 2025 lalu, sebanyak 50 penari asal Banyumas dipercaya untuk ikut ambil bagian dalam rangkaian upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, berkolaborasi dengan penari daerah lain di Indonesia.
Informasi
Statistik Pengunjung
Menara Pandang Teratai Purwokerto